Cuaca Yogyakarta 26 Januari 2026, Hujan Ringan di Sleman

Prakiraan cuaca Yogyakarta hari ini Senin 26 Januari 2026 menunjukkan kondisi yang bervariasi di setiap wilayah. BMKG DIY memprediksi sebagian wilayah akan mengalami hujan ringan, sementara sebagian lainnya berawan tebal sepanjang hari.

Selain itu, kondisi cuaca di awal pekan ini masih terpengaruh oleh puncak musim hujan yang berlangsung hingga Februari 2026. Warga di minta tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang bisa terjadi sewaktu-waktu.

KONDISI CUACA KOTA YOGYAKARTA HARI INI

Kota Yogyakarta di prediksi tidak mengalami hujan sepanjang hari ini. BMKG melalui akun Instagram resmi @infobmkgyia menyampaikan bahwa cuaca di seluruh wilayah Kota Jogja berawan tebal dari pagi hingga malam.

Pada pagi hari, kondisi cuaca tercatat cerah berawan dengan suhu sekitar 26 derajat Celsius. Tingkat kelembapan udara mencapai 86 persen sehingga udara terasa cukup nyaman untuk beraktivitas di luar ruangan.

Angin bertiup pelan sepanjang pagi hari. Kondisi ini sangat mendukung mobilitas warga yang hendak berangkat kerja atau beraktivitas di kawasan Malioboro dan sekitarnya.

PRAKIRAAN CUACA SIANG HINGGA SORE DI KOTA JOGJA

Memasuki siang hari, suhu udara di Kota Yogyakarta meningkat hingga 30 derajat Celsius. BMKG mencatat tingkat kelembapan berkisar 67 persen sehingga udara terasa lebih panas di banding pagi hari.

Namun demikian, cuaca tetap berawan tebal tanpa hujan. Warga yang beraktivitas di luar ruangan di sarankan menggunakan pelindung dari sinar matahari meski langit tertutup awan.

Selanjutnya pada sore hari, suhu udara mulai menurun menjadi sekitar 26 derajat Celsius. Kelembapan meningkat hingga 88 persen sehingga kondisi udara terasa lebih sejuk dan nyaman.

KONDISI MALAM HARI DI KOTA YOGYAKARTA

Cuaca di Kota Yogyakarta pada malam hari di prediksi tetap berawan. Suhu udara tercatat sekitar 24 derajat Celsius dengan kelembapan mencapai 93 persen.

Angin masih bertiup pelan dari arah barat daya hingga barat laut. Kondisi ini sangat mendukung aktivitas malam di kawasan wisata seperti Malioboro dan Tugu Jogja.

Menjelang tengah malam, cuaca kembali cerah berawan. Suhu turun ke angka 23 derajat Celsius dengan kelembapan meningkat hingga 95 persen.

HUJAN RINGAN GUYUR SEBAGIAN WILAYAH SLEMAN

Kabupaten Sleman menunjukkan kondisi cuaca yang berbeda dari Kota Yogyakarta. BMKG memprediksi hujan ringan mulai mengguyur sebagian wilayah Sleman pada siang hari.

Kawasan Candi Prambanan dan sekitarnya termasuk wilayah yang berpotensi di guyur hujan ringan. Wisatawan yang berkunjung ke candi warisan dunia ini di sarankan membawa payung atau jas hujan.

Selain itu, kawasan timur Sleman seperti Kalasan dan Berbah juga berpeluang mengalami hujan ringan. Warga yang beraktivitas di area tersebut di minta meningkatkan kewaspadaan.

LERENG GUNUNG MERAPI DIGUYUR HUJAN HINGGA MALAM

Kawasan Kaliurang dan lereng Gunung Merapi di prediksi mengalami hujan ringan lebih lama. BMKG menyatakan hujan akan mengguyur wilayah ini mulai siang hingga malam hari.

Kapanewon Pakem menjadi salah satu area yang berpotensi di guyur hujan ringan sepanjang hari. Wisatawan yang hendak ke Kaliurang sebaiknya mempersiapkan perlengkapan hujan.

Selain Pakem, Kapanewon Turi dan Kapanewon Cangkringan juga mengalami kondisi serupa. Ketiga wilayah ini berada di lereng Gunung Merapi yang memiliki karakteristik cuaca lebih dingin dan lembap.

KONDISI CUACA DI KAWASAN BARAT SLEMAN

Wilayah barat Sleman seperti Gamping, Godean, dan Moyudan di prediksi berawan tebal sepanjang hari. BMKG tidak mendeteksi potensi hujan signifikan di kawasan ini.

Namun warga tetap di minta waspada karena cuaca di musim hujan bisa berubah sewaktu-waktu. Perubahan mendadak dari berawan menjadi hujan sangat mungkin terjadi.

Kapanewon Minggir, Seyegan, dan Tempel juga menunjukkan prakiraan serupa. Cuaca berawan tebal mendominasi sepanjang hari tanpa potensi hujan berarti.

KABUPATEN BANTUL BERAWAN SEPANJANG HARI

Seluruh wilayah Kabupaten Bantul di prediksi tidak mengalami hujan hari ini. BMKG menyatakan cuaca di kabupaten ini berawan sepanjang hari dari pagi hingga malam.

Kawasan wisata pantai di Bantul seperti Pantai Parangtritis termasuk yang aman dari hujan. Wisatawan bisa menikmati pemandangan pantai tanpa khawatir di guyur hujan.

Selain Parangtritis, pantai-pantai lain seperti Parangkusumo, Depok, dan Samas juga di prediksi berawan. Kondisi ini sangat mendukung aktivitas wisata bahari di pesisir selatan Bantul.

PRAKIRAAN CUACA KULON PROGO HARI INI

Sebagian besar wilayah Kulon Progo di prediksi tidak di guyur hujan hari ini. BMKG mencatat cuaca berawan tebal mendominasi kawasan ini sepanjang hari.

Kawasan wisata Pantai Glagah termasuk yang bebas dari hujan. Pengunjung yang hendak menikmati kereta api mini atau laguna di pantai ini bisa beraktivitas dengan nyaman.

Yogyakarta International Airport (YIA) di Kulon Progo juga di prediksi berawan tebal. Kondisi ini mendukung operasional penerbangan tanpa gangguan cuaca signifikan.

HUJAN RINGAN DI PERBUKITAN MENOREH

Kawasan Perbukitan Menoreh di Kulon Progo menunjukkan prakiraan berbeda. BMKG memprediksi hujan ringan mengguyur wilayah Samigaluh dan Girimulyo mulai siang hingga malam hari.

Wisatawan yang hendak ke Kalibiru atau destinasi wisata alam lainnya di Perbukitan Menoreh di sarankan membawa perlengkapan hujan. Jalanan di kawasan perbukitan bisa licin saat hujan turun.

Selain itu, warga yang tinggal di lereng Menoreh di minta waspada terhadap potensi tanah longsor. Intensitas hujan ringan yang berkelanjutan bisa memicu pergerakan tanah di area dengan kemiringan tinggi.

KONDISI CUACA KABUPATEN GUNUNGKIDUL

Sebagian wilayah Gunungkidul di prediksi tanpa hujan hari ini. BMKG mencatat cuaca berawan mendominasi kawasan ini sepanjang hari dari pagi hingga malam.

Kawasan wisata pantai di Gunungkidul seperti Pantai Indrayanti, Baron, dan Kukup di prediksi aman dari hujan. Wisatawan bisa menikmati keindahan pantai karst tanpa gangguan cuaca.

Namun warga tetap di minta memantau perkembangan cuaca secara berkala. Perubahan kondisi atmosfer bisa menyebabkan hujan turun secara tiba-tiba di beberapa titik.

SUHU UDARA DAN KELEMBAPAN DI DIY

Suhu udara di seluruh wilayah DIY hari ini berkisar antara 23 hingga 32 derajat Celsius.

Tingkat kelembapan udara cukup tinggi dengan kisaran 70 hingga 97 persen. Kondisi ini khas untuk wilayah tropis yang sedang memasuki puncak musim hujan.

Selain itu, angin bertiup dari arah barat daya hingga barat laut dengan kecepatan 5 hingga 25 kilometer per jam. Kecepatan angin relatif rendah sehingga tidak mengganggu aktivitas sehari-hari.

KONDISI GELOMBANG LAUT PESISIR SELATAN DIY

BMKG mencatat tinggi gelombang laut di pesisir selatan DIY berada pada kategori sedang. Ketinggian gelombang berkisar antara 1,25 hingga 2,5 meter sepanjang hari ini.

Nelayan yang hendak melaut disarankan berhati-hati dan memperhatikan kondisi cuaca. Gelombang sedang masih memungkinkan aktivitas nelayan dengan kapal berukuran menengah.

Namun wisatawan diminta tidak berenang terlalu jauh ke tengah laut. Arus balik di pantai selatan DIY terkenal kuat dan berbahaya bagi perenang yang tidak berpengalaman.

PUNCAK MUSIM HUJAN MASIH BERLANGSUNG

Indonesia saat ini memasuki puncak musim hujan 2025/2026. BMKG menyatakan periode ini akan berlangsung hingga Februari 2026 sehingga potensi cuaca ekstrem masih tinggi.

Daerah Istimewa Yogyakarta termasuk wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi sewaktu-waktu dalam beberapa pekan ke depan.

Selain itu, DIY masuk dalam status Siaga untuk hujan lebat hingga sangat lebat pada periode 23-29 Januari 2026. Warga diminta selalu memantau informasi prakiraan cuaca terbaru dari BMKG.

FAKTOR PENYEBAB CUACA EKSTREM DI INDONESIA

BMKG menjelaskan beberapa faktor yang menyebabkan cuaca ekstrem di Indonesia saat ini. Kombinasi dinamika atmosfer skala global, regional, dan lokal berkontribusi terhadap peningkatan intensitas hujan.

Pada skala global, El Niño-Southern Oscillation (ENSO) terpantau menguat pada fase negatif yang mengindikasikan La Niña lemah. Kondisi ini mendukung peningkatan aktivitas konveksi dan pembentukan awan hujan.

Sementara itu, pada skala regional tercatat perambatan seruakan dingin (cold surge) dari Asia menuju wilayah Indonesia. Faktor ini memperkuat potensi hujan lebat di berbagai wilayah termasuk Pulau Jawa.

SUHU MUKA LAUT PENGARUHI CUACA DIY

Kepala Stasiun Meteorologi BMKG Yogyakarta Warjono menjelaskan bahwa suhu muka laut turut memengaruhi kondisi cuaca di DIY. Laut Jawa dan Samudra Hindia selatan Jawa terpantau relatif hangat.

Suhu permukaan laut berkisar antara 28 hingga 30 derajat Celsius. Anomali suhu muka laut berada pada rentang +0,5 sampai +1,5 derajat Celsius dari kondisi normal.

Kondisi ini berkontribusi terhadap peningkatan suplai uap air ke atmosfer. Akibatnya, pembentukan awan hujan menjadi lebih intensif dan potensi hujan meningkat di wilayah DIY.

IMBAUAN BMKG UNTUK WARGA DIY

BMKG mengimbau warga DIY untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem. Masyarakat diminta mempersiapkan diri menghadapi perubahan cuaca yang bisa terjadi sewaktu-waktu.

Warga yang beraktivitas di luar ruangan sebaiknya membawa payung atau jas hujan. Meskipun prakiraan menyebut hujan ringan, intensitas bisa meningkat secara tiba-tiba.

Selain itu, pengguna kendaraan roda dua diminta berhati-hati saat berkendara. Jalan basah akibat hujan bisa menyebabkan kecelakaan jika tidak waspada.

POTENSI BENCANA HIDROMETEOROLOGI

BMKG juga mengingatkan potensi bencana hidrometeorologi akibat cuaca ekstrem. Banjir dan tanah longsor menjadi ancaman utama selama musim hujan berlangsung.

Warga yang tinggal di kawasan rawan banjir diminta meningkatkan kesiapsiagaan. Langkah-langkah mitigasi seperti membersihkan saluran air dan menyiapkan barang-barang penting perlu dilakukan.

Sementara itu, warga di kawasan perbukitan seperti Menoreh dan lereng Merapi diminta waspada terhadap longsor. Hujan yang berkelanjutan bisa memicu pergerakan tanah di area dengan kemiringan tinggi.

PANTAU INFORMASI CUACA SECARA BERKALA

BMKG menyarankan warga untuk memantau informasi prakiraan cuaca secara berkala. Berbagai kanal informasi resmi tersedia untuk mengakses data cuaca terkini.

Masyarakat bisa mengunjungi situs resmi BMKG atau mengunduh aplikasi InfoBMKG. Informasi juga tersedia melalui media sosial @infobmkg dan @infobmkgyia untuk wilayah DIY.

Selain itu, BMKG menyediakan layanan Digital Weather for Traffic (DWT) yang terintegrasi di seluruh wilayah Indonesia. Layanan ini sangat membantu warga yang hendak melakukan perjalanan.

DAMPAK CUACA TERHADAP AKTIVITAS WISATA

Kondisi cuaca hari ini cukup mendukung aktivitas wisata di beberapa kawasan DIY. Kota Yogyakarta, Bantul, dan sebagian Gunungkidul diprediksi aman dari hujan.

Wisatawan yang berkunjung ke Malioboro, Keraton, atau Taman Sari bisa beraktivitas dengan nyaman. Kawasan wisata budaya di pusat kota tidak terganggu oleh hujan.

Namun wisatawan yang hendak ke Kaliurang, Prambanan, atau Perbukitan Menoreh sebaiknya mempersiapkan perlengkapan hujan. BMKG memprediksi hujan ringan mengguyur kawasan tersebut mulai siang hari.

TIPS BERAKTIVITAS SAAT MUSIM HUJAN

BMKG memberikan beberapa tips bagi warga yang tetap beraktivitas saat musim hujan. Pertama, selalu bawa payung atau jas hujan meskipun prakiraan menyebut tidak hujan.

Kedua, hindari berteduh di bawah pohon besar saat hujan disertai petir. Pilih tempat berlindung yang aman seperti gedung atau halte bus.

Ketiga, jangan memaksakan berkendara saat hujan lebat dengan jarak pandang terbatas. Lebih baik menepi dan menunggu hujan reda demi keselamatan.

PENUTUP: WASPADA PERUBAHAN CUACA MENDADAK

Prakiraan cuaca Yogyakarta 26 Januari 2026 menunjukkan kondisi yang relatif aman di sebagian besar wilayah. Kota Jogja, Bantul, dan sebagian Gunungkidul diprediksi berawan tanpa hujan.

Namun warga tetap diminta waspada karena puncak musim hujan masih berlangsung. Hujan ringan diprediksi mengguyur Sleman, lereng Merapi, dan Perbukitan Menoreh mulai siang hingga malam hari.

BMKG mengimbau masyarakat untuk selalu memantau perkembangan cuaca terkini. Kesiapsiagaan menjadi kunci menghadapi perubahan cuaca yang bisa terjadi sewaktu-waktu di musim hujan ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *