Hujan Ringan Guyur Hampir Seluruh Wilayah Yogyakarta Hari Ini

Prakiraan cuaca Yogyakarta hari ini Senin, 2 Februari 2026 menunjukkan dominasi hujan ringan hingga sedang di hampir seluruh wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di luar ruangan.

Kondisi atmosfer di wilayah DIY mendukung terbentuknya awan hujan sejak pagi hingga malam hari. Pola ini berpeluang memengaruhi aktivitas masyarakat, terutama di kawasan perkotaan dengan kepadatan lalu lintas dan aktivitas luar ruang yang tinggi.

Prakiraan Cuaca Lima Kabupaten dan Kota di DIY

BMKG Stasiun Meteorologi Yogyakarta merilis prakiraan cuaca untuk lima kabupaten dan kota di DIY pada Senin, 2 Februari 2026. Setiap wilayah menunjukkan variasi intensitas hujan dan suhu udara yang perlu di ketahui masyarakat sebelum beraktivitas.

Di Kabupaten Kulonprogo, BMKG memprakirakan cuaca hujan dengan intensitas sedang sepanjang hari. Suhu udara berkisar antara 23 hingga 29 derajat Celsius. Kawasan pantai seperti Pantai Glagah hingga area sekitar Yogyakarta International Airport (YIA) perlu mewaspadai kondisi cuaca ini.

Wilayah Gunungkidul mengalami hujan ringan dengan suhu udara antara 23 hingga 30 derajat Celsius. Wisatawan yang berencana mengunjungi deretan pantai di selatan Gunungkidul seperti Pantai Indrayanti perlu mempersiapkan perlengkapan hujan.

Sementara itu, Kota Yogyakarta berpotensi di guyur hujan sedang dengan suhu udara berada di kisaran 23 hingga 29 derajat Celsius. Kawasan Malioboro dan sekitarnya yang selalu ramai pengunjung perlu mengantisipasi kemungkinan hujan turun sewaktu-waktu.

Kondisi Cuaca di Sleman dan Bantul

Kabupaten Sleman juga berpeluang mengalami hujan sedang dengan suhu udara berkisar 23 hingga 28 derajat Celsius. Kawasan wisata seperti Candi Prambanan dan sekitarnya berpotensi terdampak hujan mulai siang hari.

Di kawasan lereng Gunung Merapi seperti Kapanewon Pakem, Kapanewon Turi, dan Kapanewon Cangkringan, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang berpotensi turun hingga malam hari. Masyarakat yang berencana berwisata ke kawasan Kaliurang perlu mempersiapkan antisipasi.

Adapun Kabupaten Bantul memprakirakan hujan ringan dengan suhu udara antara 23 hingga 30 derajat Celsius. Kawasan wisata pantai di seluruh wilayah Bantul seperti Pantai Parangtritis tetap dapat di kunjungi dengan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca.

Puncak Musim Hujan Masih Berlangsung di DIY

BMKG Stasiun Klimatologi DIY menegaskan bahwa puncak curah hujan di wilayah DIY berlangsung pada periode Januari hingga Februari 2026. Curah hujan diprediksi berada pada kategori menengah hingga tinggi dengan intensitas mencapai 75 hingga 200 milimeter per dasarian.

Kepala Stasiun Meteorologi BMKG Yogyakarta Warjono menjelaskan bahwa kondisi atmosfer terkini menunjukkan sejumlah faktor yang mendukung peningkatan pembentukan awan hujan di wilayah DIY. Suhu muka laut di Laut Jawa dan Samudra Hindia selatan Jawa terpantau relatif hangat.

Suhu permukaan laut berkisar 28 hingga 30 derajat Celsius dengan anomali antara minus 0,5 sampai plus 1,0 derajat Celsius. Kondisi ini meningkatkan suplai uap air ke atmosfer yang kemudian membentuk awan hujan di atas wilayah DIY.

Selain itu, terdapat daerah pertemuan angin atau konvergensi di perairan selatan Jawa yang menyebabkan pengumpulan massa udara di sekitar wilayah Jawa, termasuk DIY. Kombinasi faktor ini membuat potensi hujan tetap tinggi dalam beberapa hari ke depan.

Status Siaga Darurat DIY Diperpanjang

Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta telah memperpanjang status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi hingga 19 Maret 2026. Langkah strategis ini diambil untuk mengantisipasi ancaman cuaca ekstrem selama puncak musim hujan.

Kepala Pelaksana BPBD DIY Agustinus Ruruh Haryata menjelaskan bahwa perpanjangan status ini di dasarkan pada Keputusan Gubernur DIY Nomor 432 Tahun 2025. Status siaga mencakup potensi banjir, tanah longsor, dan angin kencang yang mulai di berlakukan sejak 20 Desember 2025 lalu.

Kepala Stasiun Klimatologi DIY Reni Kraningtyas mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan. Langkah mitigasi seperti membersihkan saluran air, memangkas dahan pohon, serta memastikan baliho dan reklame dalam kondisi aman perlu terus di lakukan.

Prakiraan Cuaca Tiga Harian DIY

Untuk periode tiga harian, BMKG memprakirakan cuaca di wilayah DIY sebagai berikut. Pada Senin, 2 Februari 2026, potensi hujan sedang hingga lebat terjadi di Sleman, Gunungkidul, dan Kulonprogo. Tinggi gelombang laut di perairan DIY diprediksi berada pada kisaran 1,25 hingga 2,5 meter atau kategori sedang.

Selanjutnya pada Selasa, 3 Februari 2026, hujan dengan intensitas sedang berpotensi mengguyur Sleman, Kota Yogyakarta, Kulonprogo bagian utara, serta Gunungkidul bagian utara. Tinggi gelombang laut masih berada pada kategori sedang dengan kisaran serupa.

Kondisi serupa di perkirakan berlanjut pada Rabu, 4 Februari 2026. Wilayah Sleman, Kota Yogyakarta, Kulonprogo bagian utara, serta Gunungkidul bagian utara berpotensi di guyur hujan sedang dengan tinggi gelombang laut tetap di kisaran 1,25 hingga 2,5 meter.

Faktor Pemicu Cuaca Ekstrem di DIY

Aktivitas Monsun Asia yang membawa massa udara dingin dari wilayah Asia menjadi faktor utama pembentukan hujan di DIY. Peningkatan kecepatan angin di Laut Cina Selatan menandai fenomena ini yang masih aktif hingga awal Februari 2026.

Di wilayah Selat Karimata, BMKG mendeteksi adanya aktivitas Cross Equatorial Northerly Surge (CENS) atau aliran massa udara dingin yang melintasi ekuator. Fenomena ini masih aktif dan berkontribusi terhadap pembentukan awan hujan di Pulau Jawa termasuk DIY.

Selain itu, angin baratan menguat di wilayah barat dan selatan Indonesia. Kondisi ini mengakibatkan terjadinya konvergensi dan konfluensi yang meningkatkan pembentukan awan konvektif di berbagai wilayah termasuk Samudra Hindia selatan Jawa.

Tips Beraktivitas Aman di Tengah Musim Hujan

BMKG mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan, khususnya pengguna jalan. Memantau informasi prakiraan cuaca terkini menjadi langkah penting untuk mengantisipasi dampak cuaca ekstrem.

Bagi wisatawan yang berencana mengunjungi destinasi di DIY, membawa perlengkapan hujan seperti payung atau jas hujan sangat di sarankan. Menghindari aktivitas di area terbuka saat hujan di sertai petir juga perlu di perhatikan untuk keselamatan.

Masyarakat diimbau untuk tidak berteduh di bawah pohon saat hujan deras atau petir. Menghindari bantaran sungai dan lereng rawan longsor serta tidak melintas di jembatan saat banjir terjadi menjadi langkah mitigasi yang perlu diterapkan.

Waspada Potensi Bencana Hidrometeorologi

BMKG memperingatkan potensi cuaca ekstrem berupa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat di sertai kilat, petir, dan angin kencang. Wilayah DIY termasuk dalam daftar daerah yang perlu waspada terhadap bencana hidrometeorologi.

Data BPBD Kota Yogyakarta menunjukkan bahwa sepanjang tahun 2025 bencana hidrometeorologi masih mendominasi. Tercatat 138 kejadian pohon tumbang, 66 kasus atap rumah rusak akibat angin kencang dan cuaca ekstrem, 26 kejadian tanah atau talut longsor, serta 12 kejadian banjir luapan.

Banjir luapan sempat terjadi pada awal Desember 2025 di wilayah Bener, Tegalrejo, dan Pakuncen akibat meluapnya Sungai Winongo. Pengalaman ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu waspada selama musim hujan berlangsung.

Akses Informasi Cuaca Terkini

BMKG menyediakan berbagai kanal informasi untuk memantau prakiraan cuaca secara real-time. Masyarakat dapat mengakses informasi melalui website resmi BMKG, aplikasi InfoBMKG yang tersedia di Play Store dan App Store, serta media sosial @infoBMKG.

BMKG juga menyediakan layanan informasi cuaca khusus jalur perjalanan melalui Digital Weather for Traffic (DWT) yang telah terintegrasi di seluruh wilayah Indonesia. Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat memperoleh informasi cuaca sepanjang rute perjalanan.

Dengan potensi hujan yang terjadi di hampir seluruh wilayah DIY hari ini, masyarakat di harapkan dapat lebih siap dalam merencanakan aktivitas. Memperhatikan prakiraan cuaca sebelum bepergian menjadi kebiasaan baik yang perlu di terapkan selama puncak musim hujan berlangsung.

Persiapan Menghadapi Puncak Musim Hujan

Menghadapi kondisi cuaca yang masih ekstrem, masyarakat DIY perlu melakukan persiapan matang. Memastikan saluran air di sekitar rumah tidak tersumbat menjadi langkah awal yang penting untuk mencegah genangan air.

Bagi yang tinggal di kawasan lereng atau perbukitan seperti di sebagian Sleman dan Kulonprogo, kewaspadaan terhadap tanda-tanda longsor perlu di tingkatkan. Retakan di tanah, suara gemuruh dari arah bukit, dan air keruh yang keluar dari lereng menjadi indikator yang harus di perhatikan.

Masyarakat juga di imbau untuk selalu menyiapkan tas siaga berisi dokumen penting, obat-obatan, pakaian ganti, dan makanan siap saji. Langkah ini memudahkan evakuasi jika sewaktu-waktu terjadi kondisi darurat akibat bencana hidrometeorologi.

Dengan kewaspadaan dan persiapan yang baik, masyarakat DIY dapat melewati puncak musim hujan dengan aman. Koordinasi dengan RT, RW, dan perangkat desa setempat juga penting untuk memastikan jalur evakuasi dan lokasi pengungsian yang aman tersedia jika di perlukan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *