Cuaca Yogyakarta Sabtu Ini: Waspada Hujan Lebat di 3 Kabupaten

Hujan Lebat Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah DIY

Prakiraan cuaca Yogyakarta hari ini menunjukkan kondisi yang perlu di waspadai. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat akan mengguyur sebagian wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta pada Sabtu, 10 Januari 2026.

BMKG mencatat kondisi atmosfer di DIY masih di pengaruhi oleh puncak musim hujan. Curah hujan tinggi berpotensi melanda hampir seluruh kabupaten dan kota sepanjang hari.

Masyarakat DIY perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi. Banjir, tanah longsor, dan angin kencang dapat terjadi di wilayah-wilayah rawan.

Selain itu, aktivitas luar ruangan sebaiknya mempertimbangkan kondisi cuaca yang tidak menentu. Persiapan payung dan jas hujan menjadi kebutuhan penting hari ini.

Kondisi Cuaca Pagi Hari di DIY

Pagi hari ini, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi mengguyur beberapa wilayah. BMKG mencatat Bantul bagian selatan dan Gunungkidul bagian selatan menjadi area terdampak utama.

Hujan ringan juga di prediksi mengguyur wilayah Kulon Progo bagian selatan. Kondisi ini perlu di antisipasi oleh warga yang beraktivitas di pagi hari.

Suhu udara pada pagi hari berkisar 21-24 derajat Celsius. Kelembapan udara cukup tinggi mencapai 89-95 persen.

Lebih lanjut, angin bertiup dari arah barat laut dengan kecepatan rendah sekitar 2-6 km/jam. Kondisi angin yang tenang membuat hujan turun secara vertikal tanpa di sertai angin kencang.

Prakiraan Cuaca Siang hingga Sore Hari

Memasuki siang hingga sore hari, intensitas hujan di prediksi meningkat di beberapa wilayah. BMKG memperingatkan hujan sedang hingga lebat akan mengguyur area yang lebih luas.

Wilayah Sleman bagian utara berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Kawasan lereng Merapi perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi longsor.

Kulon Progo, Gunungkidul, dan Bantul bagian selatan juga masih di bayangi hujan lebat. Masyarakat di ketiga kabupaten ini di minta tetap waspada sepanjang siang dan sore.

Di sisi lain, Kota Yogyakarta, Sleman bagian selatan, dan Bantul bagian utara di prediksi mengalami hujan ringan. Intensitas yang lebih rendah membuat aktivitas relatif dapat berjalan normal.

Suhu dan Kelembapan Udara Hari Ini

Suhu udara di DIY pada hari ini di perkirakan berkisar antara 21 hingga 32 derajat Celsius. Rentang suhu yang cukup lebar menunjukkan variasi kondisi dari pagi hingga sore.

Pada siang hari, suhu tertinggi dapat mencapai 29-32 derajat Celsius. Kondisi ini terjadi jika awan sempat terbuka dan sinar matahari menembus.

Kelembapan udara berkisar antara 60 hingga 95 persen sepanjang hari. Tingkat kelembapan tinggi ini menjadi indikator potensi hujan yang masih signifikan.

Selain itu, kelembapan tinggi juga membuat udara terasa lebih lembab dan pengap. Masyarakat di sarankan menjaga asupan cairan untuk kenyamanan tubuh.

Kondisi Angin dan Gelombang Laut

BMKG mencatat angin bertiup dari arah barat daya hingga barat laut sepanjang hari. Kecepatan angin berkisar 5 hingga 25 km/jam.

Kecepatan angin yang relatif rendah membuat kondisi cukup aman untuk aktivitas luar ruangan. Namun demikian, potensi angin kencang sesaat saat hujan tetap perlu di waspadai.

Untuk wilayah pesisir selatan DIY, BMKG memprakirakan gelombang laut setinggi 1,25 hingga 2,5 meter. Kategori gelombang sedang ini perlu di perhatikan oleh nelayan dan wisatawan pantai.

Aktivitas di pantai sebaiknya mempertimbangkan kondisi gelombang dan cuaca. Berenang di laut tidak di sarankan saat gelombang mencapai kategori sedang hingga tinggi.

Prakiraan Cuaca Malam hingga Dini Hari

Memasuki malam hari, hujan ringan diprediksi masih mengguyur beberapa wilayah. Kulon Progo bagian selatan, Bantul bagian selatan, dan Gunungkidul bagian selatan menjadi area yang berpotensi hujan.

Hujan ringan di wilayah tersebut berpotensi berlanjut hingga dini hari. Masyarakat yang berencana bepergian malam hari perlu menyiapkan antisipasi.

Suhu udara pada malam hari turun ke kisaran 22-24 derajat Celsius. Udara terasa lebih sejuk dan nyaman untuk beristirahat.

Lebih lanjut, kelembapan malam hari meningkat hingga 90-95 persen. Kondisi ini dapat menyebabkan embun dan kabut tipis di beberapa lokasi.

Kota Yogyakarta Diprediksi Hujan Ringan

Kota Yogyakarta sebagai pusat aktivitas diprediksi mengalami hujan ringan sepanjang hari. Intensitas yang tidak terlalu tinggi membuat aktivitas warga relatif dapat berjalan normal.

BMKG mencatat potensi hujan ringan di seluruh kecamatan di Kota Yogyakarta. Warga tetap perlu membawa payung saat beraktivitas di luar rumah.

Suhu udara di pusat kota berkisar 24-29 derajat Celsius. Kondisi ini tergolong nyaman untuk berbagai aktivitas.

Meskipun demikian, genangan air di beberapa titik rawan banjir tetap perlu diwaspadai. Jalan-jalan di kawasan rendah berpotensi tergenang jika hujan turun dalam waktu lama.

Kabupaten Sleman: Waspada Lereng Utara

Kabupaten Sleman menunjukkan variasi cuaca antara bagian utara dan selatan. BMKG memprediksi hujan lebat berpotensi terjadi di Sleman bagian utara pada siang hingga sore.

Kawasan lereng Merapi seperti Pakem, Cangkringan, dan Turi perlu meningkatkan kewaspadaan. Potensi longsor dapat terjadi jika hujan turun dengan intensitas tinggi dalam waktu lama.

Sementara itu, Sleman bagian selatan diprediksi mengalami hujan ringan. Wilayah perkotaan seperti Depok dan Mlati relatif lebih aman dari hujan lebat.

Selain itu, masyarakat di bantaran Sungai Code dan Krasak perlu waspada terhadap banjir lahar dingin. Material vulkanik Merapi dapat terbawa aliran sungai saat hujan deras.

Kabupaten Bantul: Selatan Rawan Hujan Lebat

Kabupaten Bantul menunjukkan kondisi cuaca yang berbeda antara utara dan selatan. BMKG mencatat bagian selatan Bantul berpotensi mengalami hujan lebat sepanjang hari.

Kecamatan-kecamatan di pesisir selatan seperti Kretek, Sanden, dan Srandakan perlu meningkatkan kewaspadaan. Kombinasi hujan lebat dan gelombang laut dapat menimbulkan bahaya.

Bantul bagian utara diprediksi mengalami hujan ringan. Wilayah perkotaan seperti Bantul dan Kasihan relatif lebih aman dari hujan lebat.

Di samping itu, kawasan aliran Sungai Opak dan Progo perlu mewaspadai potensi banjir. Debit air sungai dapat meningkat drastis saat hujan turun di hulu.

Kabupaten Gunungkidul: Hujan Merata

Kabupaten Gunungkidul diprediksi mengalami hujan dengan intensitas bervariasi. BMKG mencatat bagian selatan Gunungkidul berpotensi hujan lebat pada pagi hingga sore.

Kawasan pesisir seperti Baron, Kukup, dan Drini perlu meningkatkan kewaspadaan. Wisatawan yang berkunjung ke pantai-pantai Gunungkidul sebaiknya memantau kondisi cuaca.

Wilayah Wonosari dan sekitarnya diprediksi berawan hingga hujan ringan. Aktivitas di pusat kabupaten relatif dapat berjalan normal.

Selain itu, jalan-jalan di kawasan perbukitan Gunungkidul perlu diwaspadai saat hujan. Kondisi jalan yang licin dan berkelok dapat berbahaya bagi pengendara.

Kabupaten Kulon Progo: Siaga Hujan Lebat

Kabupaten Kulon Progo termasuk wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan hari ini. BMKG memprediksi hujan sedang hingga lebat akan mengguyur wilayah ini pada siang hingga sore.

Kawasan perbukitan Menoreh berpotensi mengalami hujan dengan intensitas tinggi. Potensi longsor di lereng-lereng curam perlu diwaspadai.

Wilayah pesisir Kulon Progo juga diprediksi mengalami hujan. Aktivitas di Pantai Glagah dan sekitarnya perlu mempertimbangkan kondisi cuaca.

Lebih lanjut, masyarakat di bantaran Sungai Progo dan Serang perlu waspada. Banjir dapat terjadi jika debit air meningkat akibat hujan di hulu.

Status Siaga untuk Tiga Kabupaten

BMKG memberikan status Siaga untuk Kabupaten Sleman, Bantul, dan Kulon Progo. Status ini mengindikasikan perkiraan akumulasi curah hujan mencapai 200-300 mm per dasarian.

Kota Yogyakarta dan Kabupaten Gunungkidul berada pada level Waspada. Perkiraan curah hujan di kedua wilayah ini mencapai 150-200 mm per dasarian.

Status Siaga memerlukan kewaspadaan lebih tinggi dari masyarakat. Potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor meningkat signifikan.

Oleh karena itu, masyarakat diminta aktif memantau informasi cuaca terkini. BMKG menyediakan informasi detail hingga level kelurahan melalui situs resmi.

Faktor Pemicu Curah Hujan Tinggi

BMKG menjelaskan beberapa faktor yang memicu curah hujan tinggi di DIY. Monsun Asia menjadi faktor utama yang membawa massa udara basah dari utara.

Fenomena La Nina lemah yang masih berlangsung turut berkontribusi. La Nina meningkatkan aktivitas konveksi dan pembentukan awan hujan di Indonesia.

Selain itu, Madden-Julian Oscillation (MJO) yang aktif melewati wilayah Indonesia meningkatkan potensi hujan. Gelombang atmosfer ini membawa kelembapan tinggi.

Kombinasi ketiga faktor tersebut menyebabkan DIY memasuki puncak musim hujan. Curah hujan Januari hingga Maret 2026 diprediksi mencapai 201-500 mm per bulan.

Potensi Bencana Hidrometeorologi

Curah hujan tinggi berpotensi menimbulkan berbagai bencana hidrometeorologi. BMKG mengimbau masyarakat mewaspadai potensi banjir di kawasan dataran rendah.

Tanah longsor juga berpotensi terjadi di kawasan lereng dan perbukitan. Wilayah Sleman utara, Kulon Progo, dan Gunungkidul menjadi area yang perlu diwaspadai.

Angin kencang sesaat dapat menyertai hujan lebat. Pohon tumbang dan kerusakan bangunan dapat terjadi akibat angin kencang.

Selain itu, banjir bandang berpotensi terjadi di bantaran sungai. Masyarakat yang tinggal di dekat sungai perlu meningkatkan kewaspadaan.

Tips Menghadapi Cuaca Ekstrem

Masyarakat DIY dapat melakukan beberapa langkah antisipasi menghadapi cuaca ekstrem. Pertama, selalu membawa payung atau jas hujan saat bepergian.

Kedua, hindari beraktivitas di luar ruangan saat hujan lebat disertai petir. Berteduh di dalam bangunan kokoh menjadi pilihan yang lebih aman.

Ketiga, jangan menerobos genangan air yang tidak diketahui kedalamannya. Genangan dapat menyembunyikan lubang atau saluran drainase.

Keempat, waspadai kondisi jalan saat berkendara di hujan. Kurangi kecepatan dan jaga jarak dengan kendaraan di depan.

Imbauan untuk Pengguna Jalan

BMKG mengimbau pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan hari ini. Kondisi jalan yang basah dan licin dapat meningkatkan risiko kecelakaan.

Pengendara motor sebaiknya menggunakan jas hujan yang memadai. Helm dengan kaca yang bening membantu menjaga jarak pandang.

Pengendara mobil disarankan menyalakan lampu saat hujan turun. Jarak pandang yang berkurang memerlukan visibilitas tambahan.

Selain itu, hindari parkir di bawah pohon besar saat hujan disertai angin kencang. Dahan patah dapat menimpa kendaraan yang terparkir.

Informasi untuk Wisatawan

Yogyakarta sebagai destinasi wisata populer perlu memberikan informasi cuaca kepada wisatawan. Kondisi hujan dapat mempengaruhi rencana perjalanan.

Wisatawan yang berencana mengunjungi pantai-pantai selatan sebaiknya mempertimbangkan kondisi cuaca. Gelombang sedang dan hujan dapat membahayakan aktivitas di pantai.

Kunjungan ke Candi Prambanan dan Ratu Boko tetap dapat dilakukan. Namun siapkan payung atau jas hujan untuk mengantisipasi hujan.

Wisata kuliner di malioboro dan sekitarnya relatif aman dari hujan. Area berteduh yang memadai memungkinkan aktivitas tetap berjalan.

Pemantauan Cuaca Berkelanjutan

Masyarakat diimbau untuk terus memantau perkembangan cuaca sepanjang hari. Kondisi atmosfer dapat berubah dan memerlukan update informasi terkini.

BMKG menyediakan informasi prakiraan cuaca melalui berbagai kanal. Website bmkg.go.id dan aplikasi Info BMKG memberikan data real-time.

Stasiun Meteorologi Yogyakarta juga aktif memberikan update melalui media sosial. Informasi peringatan dini dapat diakses dengan cepat.

Dengan pemantauan yang baik, masyarakat dapat mengambil keputusan yang tepat. Antisipasi terhadap perubahan cuaca akan meningkatkan keselamatan.

Kesimpulan Prakiraan Cuaca DIY

Prakiraan cuaca Yogyakarta hari ini Sabtu, 10 Januari 2026 menunjukkan kondisi yang perlu diwaspadai. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi mengguyur sebagian wilayah DIY.

Kabupaten Bantul, Gunungkidul, dan Kulon Progo menjadi wilayah dengan potensi hujan lebat tertinggi. Masyarakat di ketiga kabupaten ini perlu meningkatkan kewaspadaan.

Kota Yogyakarta dan sebagian Sleman diprediksi mengalami hujan ringan. Aktivitas di pusat kota relatif dapat berjalan normal dengan antisipasi yang memadai.

BMKG mengimbau seluruh masyarakat DIY untuk waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi. Banjir, longsor, dan angin kencang dapat terjadi di wilayah-wilayah rawan sepanjang hari ini.


Artikel ini disusun berdasarkan informasi resmi BMKG Stasiun Meteorologi Yogyakarta untuk prakiraan cuaca Daerah Istimewa Yogyakarta pada Sabtu, 10 Januari 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *